Minggu, 19 Maret 2017

Saran Sebelum Melakukan Cara Aborsi Dengan Pil Misoprostol

Obat pil Misoprostol seringkali dipilih sebagai cara aborsi yang paling mudah untuk para wanita yang tidak ingin mengalami kehamilan sebelum waktunya. Bukan hanya karena seks bebas saja namun bisa saja mereka menjadi korban perkosaan sehingga tidak ingin merasa malu di hadapan orang yang dikenal jika mereka hamil di luar nikah. Namun ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat ini.

Cara Aborsi Aman Dengan Pil Misoprostol
Untuk dapat menggunakan obat ini sebagai cara aborsi, maka sebaiknya ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan demi keamanan sebab proses pengguguran seringkali sangat menyakitkan dan beresiko tinggi. Sebaiknya jangan melakukan aborsi ini sendirian sebab akan sangat berbahaya jika Anda kehilangan darah dalam waktu yang lama. Jika Anda memiliki seseorang yang bisa dipercaya, maka sebaiknya mintalah mereka untuk menemani sehingga jika terjadi komplikasi, maka mereka dapat meminta bantuan langsung apalagi jika pendaragan yang parah tengah berlangsung. Dikarenakan terjual dengan bebas, maka obat ini pun sebenarnya bisa dipakai tanpa pengawasan.

 Cara Aborsi

Jika Anda tidak memiliki penyakit yang serius, maka Anda bisa menggunakannya. Namun beberapa penyakit mungkin akan menimbulkan masalah ketika Anda mengonsumsi obat tersebut. Bila Anda menderita anemia yang berat, maka hal ini bisa menjadi masalah sebab ketika proses aborsi terjadi, akan banyak darah yang keluar apalagi jika usia kandungan sudah lebih banyak. Ini juga bisa membahayakan diri Anda sehingga akan lebih baik jika Anda mengecek kesehatan lebih dahulu. Ada hal penting yang harus diketahui yaitu seseorang tidak boleh mengonsumsi obat lainnya termasuk juga obat terlarang dan minuman keras karena hal ini akan sangat berbahaya bagi kesehatan Anda.

Selain itu, salah satu hal penting yang harus Anda perhatikan adalah Anda tidak boleh mengonsumsi obat ini seandainya Anda mengalami kehamilan di luar kandungan atau yang sering disebut dengan kehamilan ektopik. Kehamilan ini tidak terjadi di dalam uterus atau yang dikenal dengan kandungan, saluran tuba, tanduk rahim atau kornu, indung telur atau di dalam perut. Kehamilan seperti ini sangat bisa dideteksi melalui USG dan jika hal ini terjadi, maka harus segera ditangani oleh dokter kandungan sebab kehamilan ektopik sangat membahayakan nyawa ibu yang mengandung karena jika tidak dirawat dan perut semakin membesar, maka bisa terjadi pendarahan di dalam yang parah.

Apabila Anda sedang menggunakan alat kontrasepsi berbentuk IUD atau spiral yang berukuran sekitar 3 cm dan dimasukkan ke dalam rahim, maka jangan menggunakan obat ini karena kehamilan yang mungkin terjadi adalah kehamilan ektopik di luar kandungan. Apabila terjadi di dalam, maka Anda harus mengeluarkan lebih dulu kb spiral ini sebelum akhirnya melakukan aborsi. Namun bila sebaliknya Anda memiliki riwayat alergi dengan obat maupun kandungan di dalam obatnya, mungkin cara aborsi ini tidak akan cocok untuk Anda.
Sebelum melakukan cara aborsi dengan menggunakan pil misoprostol ini, maka sebaiknya Anda memeriksakan diri Anda lebih dulu untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar